[ Review Dbs 116 ] Kefla Ko!!! Masih Ada Ultra Instinct Level 2???

Yeyyy, pasti banyak yang bahagia alasannya Kefla alhasil keluar arena di episode 116 ini sehabis terkena kamehameha zero point-nya Son Goku dalam mode Ultra Instinct.

Meski transformasinya terkesan sangat timpang, ternyata Super Saiyan 2 nya Kefla yang hanya Mortal biasa tanpa sentuhan Ki Dewa sedikitpun, bisa merepotkan Ultra Instinctnya Goku yang skalanya sudah di level Dewa Penghancur.

Sehingga terkesan Power Scale nya Dragon Ball Super menjadi tidak terperinci dan berantakan.

Namun dibalik keberantakan Power Scale tersebut, ternyata ada maksud lain kenapa kekuatan Kefla bisa meningkat begitu pesat.

Kekuatan Dahsyat Kefla yang meledak-ledak ternyata sanggup menjadi pemicu kebangkitan kembali Ultra Instinct nya Son Goku menyerupai layaknya Genkidama pada episode 110 lalu.

Itu berdasarkan Whis. Beda lagi dengan perkataannya Picolo.

Menurut Picolo, kekuatan Goku yang terus meningkat, menciptakan peningkatan kekuatannya Kefla menjadi lebih cepat.

Dengan kata lain, Goku dan Kefla saling memicu peningkatan kekuatan mereka satu sama lain.

Tapi ada yang aneh dengan mode Ultra Instinct nya Son Goku yang konon disebut dengan Ultra Instinct Omen ini.

Meski ledakan Ki nya sangat luar biasa, serta refleks gerakannya juga sangat cepat, tetapi kekuatan serangannya ternyata tidak sebanding dengan ledakan Ki dan kecepatan refleknya tersebut.

Goku memang bisa menghindari setiap serangan dari Kefla, baik itu serangan fisik maupun Ki Blast, yang kecepatannya sudah berada di level supersonik.

Namun peningkatan reflek dan kecepatannya Goku itu tampaknya tidak diikuti dengan peningkatan kekuatan.

Pukulan-pukulan Goku yang bersarang telak di titik-titik vitalnya Kefla, ternyata tidak bisa memperlihatkan damage yang cukup fatal di badan Kefla.

Menurut apa yang dikatakan oleh Whis, penyebabnya yaitu alasannya Goku tidak bisa memakai kemampuan Ultra Instinct-nya secara penuh ketika dalam posisi menyerang.
 pasti banyak yang bahagia alasannya Kefla alhasil keluar arena di episode  [ REVIEW DBS 116 ] KEFLA KO!!! Masih ada Ultra Instinct Level 2???

Di daerah lain, ketika mencicipi kekuatan Goku yang kembali memasuki mode Ultra Instinct, Vegeta jadi teringat dengan perkataan Whis ketika berlatih di dunia Beerus.

Kami sendiri kurang begitu ingat apakah adegan tersebut memang pernah ada di episode-episode sebelumnya atau tidak. Atau ini cuma sisipan klarifikasi Ultra Instinct dalam mode flashback yang dikutip dari dongeng Manga Dragon Ball Super Chapter 28.

Nah, dalam flashback nya Vegeta tersebut, Whis menyampaikan kalau reflek Goku dan Vegeta sangatlah lambat alasannya mereka berpikir dulu sebelum bertindak. Terutama Vegeta.

Butuh waktu antara respon panca indera dan perintah otak hingga menciptakan badan merespon suatu keadaan.

Agar respon badan menjadi lebih cepat, Whis menyampaikan supaya Goku dan Vegeta melatih setiap belahan badan mereka untuk merespon sendiri tanpa menunggu perintah otak.

Jika bisa melaksanakan hal tersebut, pasti mereka sanggup menghindari dan mengantisipasi serangan apapun.

Namun hal itu tidaklah mudah, alasannya Beerus pun masih belum bisa menguasainya dengan sempurna.

Dari klarifikasi Whis tersebut, kami pun menarik kesimpulan kalau kemampuan Ultra Instinct Omen ini, menyerupai dengan kemampuan Kenbunsho Haki dalam dongeng Onepiece.

Kemampuan ini sama sekali tidak meningkatkan kekuatan, tetapi hanya meningkatkan kecepatan refleks badan terhadap ancaman.

Mungkin hal ini secara tidak pribadi telah menjelaskan alasan kenapa mode Limit Breaker Goku yang diperkenalkan sebelum episode 109 dan 110 tayang mempunyai aura yang sedikit berbeda dengan Ultra Instinct yang digunakan Goku ketika ini.

Kami rasa Ultra Instinct Omen ini hanyalah salah satu level atau tahapan atau jenis dari Ultra Inctinct.

Masih ada level atau tahapan lain dari Ultra Instinct yang akan melengkapi kekuatan Ultra Instinct Omen ini.

Kami rasa alasan kenapa ULtra INstinct Omen auranya hanya biru silver, tanpa ada aura merah yang menyelimutinya menyerupai ketika pertama kali diperkenalkan dulu yaitu alasannya masih ada level berikutnya dari Ultra Instinct.

Mungkin, ini mungkin loh! Ultra Instinct Omen ini memang hanya meningkatkan kecepatan dan kemampuan refleks badan saja, tidak meningkatkan kekuatan Goku secara massiv.

Logikanya gini loh! Dengan masuk ke mode Ultra Instinct Omen, kecepatan dan refleks Goku sudah melampaui Dewa Penghancur. Tetapi kekuatan serangannya masih sekuat Super Saiyan Blue.

Sehingga meskipun sanggup menghindari dan mengantisipasi semua serangan musuh, tetapi Goku masih punya kesulitan untuk mengalahkannya, alasannya kekuatan serangannya tidak ikut meningkat.

Dan di level berikutnya, ketika aura merah dalam Ultra Instinct Goku muncul, mungkin wujud sempurnanya inilah yang nanti akan disebut sebagai LImit Breaker, Powernya Goku gres akan meningkat drastis.

Sehingga baik kecepatan maupun kekuatannya sudah melampaui Dewa Penghancur.

Mungkin ini pulalah alasan kenapa Jiren masih bisa mengover power Goku meskipun Goku sudah memasuki mode Ultra Instinct Omen.

Sepertinya Jiren memang sudah benar-benar menguasai Ultra Instinct secara penuh, yang dibuktikan dengan aura Ki berwarna merah yang ia pancarkan.

Dan kelak Goku gres akan benar-benar menguasai seluruh kekuatan Ultra Instinct ketika ada aura merah yang menyelimuti tubuhnya menyerupai ketika pertama kali diperkenalkan dulu.

Nah, kembali ke pertarungan antara Goku vs Kefla.

Saat pertama kali bertarung memakai Ultra Instinct, yaitu ketika melawan Jiren, Son Goku nyaris tidak berbicara apapun, hingga pertarungannya selesai.

Dan tampaknya dirinya juga setengah sadar ketika memakai kekuatan tersebut, alasannya ketika ditanya oleh Vegeta, Goku sama sekali tidak bisa menjelaskan apa yang terjadi padanya.

Namun pada pertarungannya melawan Kefla kali ini, Goku beberapa kali berbicara kepada Kelfa ketika dalam mode Ultra Instinct.

Goku juga terlihat sadar dengan jumlah Ki yang ketika ini ia punya.

Hal ini memperlihatkan bahwa kemampuan Goku dalam mengendalikan Ultra Instinct semakin meningkat. Meskipun dirinya masih belum mengerti bagaimana caranya supaya bisa masuk ke mode tersebut secara sadar.

Nah, meskipun Ultra Instinct ini bisa dibilang bukan lanjutan transformasi Super Saiyan, melainkan hanya semacam kemampuan khusus atau talenta alami, tetapi ternyata mode ini juga membutuhkan cukup banyak Ki.

Meskipun tidak seboros wujud Super Saiyan.

Mungkin ini hanya spekulasi kami, tetapi ketika Goku akan mendekati Kefla untuk menyarangkan Kamehamenya, rambut dan sikunya Goku sempat terkena serangan lasernya Kefla.

Padahal Goku sudah memakai Ultra Instinct loh. Seharusnya kan ia bisa menghindari semua serangan yang diarahkan kepadanya memakai kemampuannya ini.

Tapi kenapa masih ada serangan Kefla yang bisa mengenai belahan tubuhnya? Nah loh!!!

Kami rasa hal ini terjadi tidak hanya alasannya Goku tidak bisa secara penuh memakai Ultra Instinct ketika menyerang, tetapi juga alasannya Ki yang diharapkan untuk Ultra Instinct sudah menipis.

Andai saja kamehamehanya Goku meleset, bisa jadi justru Kefla lah yang melempar Goku keluar arena, alasannya sehabis kamehameha tersebut, Ultra Instinct Goku akan berakhir, dan Ki nya benar-benar hampir habis.

Beruntung serangan terakhirnya tersebut bisa menciptakan Kefla keluar arena.

Meskipun duduk perkara tidak selesai begitu saja. Karena sekarang Jiren sudah bangun dari meditasinya, dan mulai melaksanakan pergerakan lagi, sementara sisa waktu Turnamennya tinggal 17 menit.

Goku butuh keajaiban lagi untuk sanggup mengembalikan Ki nya menyerupai semula dan bisa sekali lagi menghancurkan shell untuk memasuki mode Ultra Instinct untuk ketiga kalinya.

Mungkinkah Goku akan kembali mendapat pertolongan Ki dari Frieza menyerupai sebelumnya? Karena Frieza tampaknya berencana memanfaatkan kekuatan Goku untuk menghabisi Jiren.

Atau justru alasannya kehabisan Ki, Goku malah bisa menghancurkan Shell yang lain sehingga bisa mengakses level berikutnya dari Ultra Instinct?

Karena tampaknya Ultra Instinct ini selalu bangun justru sehabis Ki Goku hampir terkuras habis.

Mungkinkah ini ada hubungannya dengan kemampuan Zenkai yang dimiliki oleh bangsa Saiyan, dimana kekuatan seorang Saiyan akan meningkat pesat setiap kali berhasil selamat dari sekarat?

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "[ Review Dbs 116 ] Kefla Ko!!! Masih Ada Ultra Instinct Level 2???"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel