[ Review Onepiece 913 ] Topi Jerami Vs Insan Jerami!!!


Manga onepiece chapter 913 dibuka dengan adegan pertarungan yang terkesan kurang serius antara Luffy dan Zoro vs Hawkins dan anak buahnya.

Pertarungan berdarah ini terlebih dahulu dibuka dengan cekcok yang kocak antara duo biang kerok dengan Basil Hawkins.

Saat Hawkins secara formalitas bertanya "Jika kalian sedang liburan di sini, saya sarankan kalian untuk pergi. Kalian tahu siapa yang bekerjsama mengendalikan negeri ini, bukan???"

Karena ingat pesan Kin'emon biar tidak menciptakan keributan, Zoro menjawab "Tidak!"

Tapi Luffy malah menjawab "Kaido, kan??? Aku memang tiba kemari untuk menghajar pantatnya!"

Dengan ekspresi wajah yang seperti peduli dengan keadaan, Zoro pun memperingatkan Luffy "Hey, Luffy, Kin'emon bilang kita dihentikan bicara begitu!"

Mendengar peringatan Zoro, secepat kilat Luffy eksklusif meralat ucapannya "Sorry bro, saya tadi bohong, bekerjsama saya tidak tahu, kok."

Baru baca halaman pertama eksklusif ngakak, bro!!!

Selanjutnya, tanpa terpengaruh obrolan jawaban koplaknya Luffy dan Zoro sedikitpun, Hawkins eksklusif memaparkan hasil ramalan kartu tarotnya.

Menurutnya, kesempatan bertahan hidup Luffy di Wano hingga tamat bulan, hanyalah 19%. 

Karena itulah, Hawkins tetapkan untuk tetap mengabdi kepada Kaido, dan tetapkan untuk menangkap Luffy dan Zoro sendirian.

Mungkin melalui sketsa yang sama inilah, disaat dulu Kaido tiba-tiba muncul didepan aliansinya bersama Kidd dan Apoo yang gres seumur jagung dibentuk, Hawkins tanpa melaksanakan perlawanan eksklusif tetapkan untuk mengalah dan mengatakan diri sebagai bawahannya Kaido lantaran melihat kesempatannya untuk menang melawan si Raja Binatang buas ini nyaris 0%.

Tindakan inkonsistennya ini pun diikuti oleh Apoo.

Sikap berbeda justru dilakukan oleh Kidd. Meskipun Hawkins sudah meramal kalau kesempatan menang mereka nyaris 0%, Kidd tetap kekeh dengan pendiriannya untuk tidak mau tunduk patuh dibawah perintah seorang Yongko di New World.

Itulah sebabnya, ia pun berakhir dengan kondisi yang babak belur dan kini menjadi tahanan Kaido.

Nah, lanjut ke cerita...

Disaat Hawkins berkotbah mengambarkan hasil ramalannya tersebut, Luffy dan Zoro justru malah asyik berbicara sendiri.

Naluri Pendekar Pedang Zoro yang sangat kuat, menciptakan instingnya eksklusif menyadari kalau Pedang yang dibawa oleh Luffy yakni sebuah Meito, atau Pedang Terkenal.

Namun tampaknya ia masih belum menyadari kalau Pedang tersebut berjenis Kitetsu. Sehingga ia meminta Luffy untuk meminjamkan sebentar kepadanya.

Namun Luffy menolaknya, dan dengan bangganya ia bilang kalau "Pedang ini pastilah Pedang yang terkenal, bukan?" dimana kata-katanya tersebut diakhiri dengan kata "Gozaru."

Sepertinya di chapter 912 kemaren, Oda salah menempatkan akhiran "Gozaru" ini ke dalam obrolan box-nya Zoro, padahal seharusnya yang menggunakan kata-kata khas jaman samurai ini yakni Luffy.

Jika kalian belum tahu, akhiran "Gozaru" semacam ini, sangat normal diucapkan sebagai penghalus kata-kata di Era Samurai atau Era Edo.

Kata-kata yang bekerjsama tidak mempunyai makna ini, sudah tidak lazim lagi diucapkan di Jepang di jaman sekarang.

Orang Jepang jaman kini lebih lazim menambahkan kata "desu" di tamat kalimatnya, sebagai penambah kesopanan, daripada menggunakan akhiran "Gozaru."

Itu menyerupai akhiran "aken" dalam kalimat bahasa Jawa halus atau "Krama Alus" yang kini lebih sering diganti jadi "ke" atau "ake". Contohnya "Mirengaken" jadi "mirengke."

Dengan menambahkan akhiran "Gozaru" disetiap kalimatnya, secara tidak eksklusif Luffy ingin memperlihatkan kalau ketika ini ia benar-benar sudah menganggap dirinya sebagai seorang Samurai
 dibuka dengan adegan pertarungan yang terkesan kurang serius antara Luffy dan Zoro vs Haw [ REVIEW ONEPIECE 913 ] TOPI JERAMI VS MANUSIA JERAMI!!!

Lanjut ke cerita...

Seperti yang sudah kami perkirakan sebelumnya, meskipun Luffy sama sekali tidak tahu bagaimana cara menggunakan pedang, ia tetap ngotot ingin menggunakannya dalam pertarungan.

Hingga balasannya ia menemukan cara gres dalam berpedang yang memadukan antara Gomu Gomu No Pistol dengan Ittoryu.

Uniknya, sebelum melayangkan Gomu Gomu No Ittoryu Pistol, Luffy terlebih dahulu melempar sarung pedangnya ke atas.

Setelah mengoplok beberapa anak buahnya Hawkins, dan melemparkan kadal T-rex ke arahnya, barulah sarung pedang yang Luffy lempar ke atas mendarat lagi ke tangannya.

Sarung pedang yang ia lemparkan di halaman 4 gres mendarat lagi di tangannya di halaman 8. Butuh 4 halaman manga hingga pedang tersebut mendarat lagi.

Coba bayangkan, seberapa tinggi Luffy melempar sarung pedang tersebut?!?

Nah, melihat Luffy melemparkan kadal T-rex ke arahnya, Hawkins kemudian menghunus pedang Voodoo-nya yang ternyata diberinama Warabide sword.

Perlu kalian tahu, "warabide" merupakan salah satu jenis Pedang yang ada di Jepang, selain Katana.

Pedang jenis Warabide ini terkenal di Jepang sekitar masa ke-8 dan mulai punah di masa ke-9.

Oda kembali memplesetkan nama "warabide" yang bekerjsama yakni nama salah satu jenis Pedang klasik Jepang menjadi "Warabide" yang mana "wara" di sini bermakna Jerami. Pedang Jerami milik Hawkins.

Melihat ada celah yang terbuka disaat Hawkins sedang menyate kadal T-Rex yang dilempar Luffy, Zoro menebaskan serangan jarah jauh yang sempurna mengenai wajah Hawkins.

Dalam kondisi normal, luka jawaban tebasan Zoro ini sanggup berefek sangat fatal. Namun apa yang terjadi pada Hawkins jauh dari kata Normal.

Hawkins sama sekali tidak mengalami luka di wajahnya, malahan orang di sampingnya yang justru tersungkur jawaban luka tebasan yang seharunya mengenai wajah Hawkins.

Nah, di sinilah balasannya misteri ihwal kekuatan buah iblis Hawkins terpecahkan.

Buah iblis yang dimilikinya yakni Wara Wara No Mi. Manusia Jerami. 

Tergolong sebagai buah iblis tipe paramecia, bukan tipe mythical Zoan menyerupai teori yang selama ini beredar.

Dengan kekuatan buah iblisnya ini, Hawkins sanggup mengalihkan luka yang diterimanya kepada orang lain, melalui media boneka voodoo yang ditimbun di dalam tubuhnya.

Satu boneka Voodoo mewakili satu nyawa. Jadi, jikalau Hawkins menimbun 10 boneka voodoo di dalam tubuhnya, ia seolah-olaj mempunyai 10 nyawa. 

Belum diketahui niscaya berapa maksimal boneka voodoo yang sanggup ia timbun di dalam tubuhnya serta prosedur yang sebenarnya, bagaimana Hawkins sanggup mengalihkan luka yang diterimanya kepada orang lain.

Namun mengingat media yang ia gunakan yakni boneka voodoo, besar kemungkinan, Hawkins perlu menyentuh atau mengambil sesuatu milik korbannya tersebut untuk sanggup dijadikan sebagai objek voodoo.

Jika semua boneka Voodoo yang tersimpan di tubuhnya sudah habis terkena damage, maka badan orisinil hawkins gres sanggup dilukai.

Dan sepertinya, hukum main dari kekuatan boneka voodoo tersebut tidak sanggup dinetralkan oleh pengguna Haki.

Jadi, meskipun serangan Zoro sudah dilapisi busho Haki, serangannya tersebut tetap tidak akan mengenai badan orisinil Hawkins, selama di dalam tubuhnya tersebut masih terdapat boneka voodoo pengalih luka.

Yang menarik yakni diadegan yang selanjutnya.

Menyadari kondisi O Tama semakin memburuk, Komainu menggondhol Luffy secara paksa dan membawanya berlari meninggalkan area pertarungan.

Di momen yang tidak disangka-sangka inilah, Hawkins kemudian mengeluarkan kekuatan monster jeraminya.

Dari gagang pedang yang dihunus oleh Hawkins, muncul sesosok monster jerami yang berada dibawah kendalinya.

Hawkins menyebut kemunculan monster tersebut sebagai tanda dimulainya "Permainan Kartu Manusia Jerami."

Uniknya, yang terpengaruh oleh permainan kartu tersebut tidak hanya si monster jerami. Tetapi juga seluruh anak buahnya.

Pergerakan offense dan defense dari semua anak buahnya tersebut kini tergantung dari jenis kartu apa yang muncul di tangan Hawkins.

Sadar nggak kalian kalau ini jadi menyerupai mirip parodi permainan Yu Gi Oh!!!

Jika kartu yang keluar mengharuskan untuk menyerang, maka monster atau anak buah Hawkins akan menyerang dengan sendirinya.

Dan jikalau monster tersebut terkena serangan lawan, maka Hawkins juga akan terkena dampaknya. Seperti ketika Zoro menebas potongan bahu si monster jerami, potongan pundaknya Hawkins juga ikut terkena efeknya.

Meskipun kemudian luka tersebut dialihkan ke orang lain.

Nah, jawaban dari tembakan paku yang keluar dari lisan monster jerami, Zoro mengalami sedikit pendarahan di wajahnya.

Padahal serangan sepele semacam itu seharusnya sanggup diantisipasi oleh Zoro bukan?

Mungkinkah ada maksud tertentu yang Oda rencanakan dari adegan ini?

Karena melihat jenis kekuatan Hawkins dan luka berdarah-darah yang hanya dialami oleh Zoro, kami jadi teringat dengan pertarungan Shikamaru vs Hidan dalam anime Naruto.

Dalam anime tersebut, Hidan mengincar setetes darahnya Shikamaru, untuk sanggup mengalihkan luka fatal yang dialami tubuhnya kepada Shikamaru.

Nah, hingga ketika ini masih menjadi misteri, bagaimana cara Hawkins menentukan orang yang akan dijadikan objek boneka voodoonya.

Dan kami yakin ada persyaratan tertentu yang harus dipenuhi, sebelum resmi orang tersebut menjadi objek pengalih lukanya Hawkins.

Kami curiga, syarat boneka voodo tersebut yakni darah dari korban, menyerupai mirip syarat ritual kematiannya Hidan tadi.

Yang itu berarti, serangan boneka jerami Hawkins ke arah Luffy dan Zoro bukan untuk mengalahkan mereka, melainkan untuk mencuri sampel darah mereka.

Dan misi tersebut berhasil, sehabis salah satu paku yang ditembakkan dari lisan monster jerami melukai wajah Zoro.

Dengan demikian, ketika ini, badan Zoro sudah resmi menandatangani kontrak untuk menjadi salah satu pengalih luka boneka voodoonya Hawkins.

Nah, mungkin lantaran momen mistis inilah, kutukan Nidai Kitetsu akan berperan besar dalam menyelamatkan Zoro daro Voodoo-nya Hawkins.

Hadehhh, teori kami nggak begitu ngelantur kan ya???

Setelah gagal dengan serangan monster jerami, Hawkins mengambil satu kartu yang lain dari stok kartu tarot miliknya.

Sayangnya, kali ini, kartu tersebut justru menguntungkan pihak Luffy dan Zoro, sehingga Hawkins tetapkan untuk berhenti mengejarnya.

Kemudian di atas punggung Komainu, Luffy dan Zoro yang sudah lepas dari kejaran Hawkins dibuat terkejut dengan kemunculan seorang perempuan paruh baya yang keluar dari rerimbunan ekornya Komainu.

Wanita paruh baya tersebut memperkenalkan dirinya sebagai Tsuru, seorang pemilik kedai teh.

Dia mengatakan diri untuk menolong O Tama dan mengajak Zoro dan Luffy untuk mampir ke kedai teh miliknya sebagai bentuk balas akal lantaran sebelumnya telah ditolong oleh bapak si rambut hijau, Zoro.

Di kedai teh itu pula, obat untuk mengobati keracunannya O Tama diproduksi.

Jika kalian cermati, tusuk konde yang digunakan oleh Tsuru mempunyai bentuk menyerupai sekali dengan lambang klan Kozuki.

Makara ada kemungkinan kalau orang ini yakni satu satu anggota klan Kozuki menyerupai Momonosuke.  

Atau sanggup jadi ia malah ibunya Momonosuke.

Mungkin itulah sebabnya kenapa di chapter 912 kemaren ia dikejar-kejar oleh anak buah Kaido.

Nah, adegan kemudian lompat ke kedai teh milik Tsuru, dimana di sana ada seorang pesumo nomor 1 di Wano yang berjulukan Urashima sedang merayu seorang pelayan berjulukan O Kiku.

Di ketika Urashima sedang melancarkan speak speak iblis kepada Kiku, rombongan Luffy datang.

Perhatian Kiku eksklusif beralih kepada Tsuru yang menyuruhnya untuk segera merebus tanaman obat untuk O Tama.

Ini gayeng nih.

Seorang pesumo nomor 1 di Wano, yang mengaku hidup di wilayah yang subur, yang otomatis memperlihatkan kalau ia yakni salah satu anak buah Kaido atau anak buah Shogun, dicuekin oleh seorang gadis pujaan hatinya lantaran kedatangan Luffy dan kawan-kawan.

Kami rasa hal berikutnya yang akan terjadi yakni bentrok antara si Sumo melawan salah satu diantara Luffy atau Zoro, yang sudah menganggu Speak Speak iblisnya kepada Kiku.

Karena Sumo yakni olahraga tangan kosong, besar kemungkinan di chapter berikutnya ia akan bertanding Sumo melawan Luffy yang juga merupakan tipikal petarung tangan kosong.

Dan mungkin pertarungan Sumo antara Luffy dan Urashima ini akan dijadikan materi taruhan oleh Zoro untuk sanggup mengambil alih pedang kitetsu yang dibawa oleh Luffy.

Piye, menurutmu cah???

O iya, dari kejauhan, tepatnya dari puncak bukit, tiga anak buah Trafalgar Law terlihat sedang mangawasi.

Itu artinya, posisi Law tidak jauh dari kawasan tersebut. Dan dalam waktu erat ia akan muncul kembali sehabis 2 tahun lebih tidak muncul dalam cerita.

Sayangnya kita masih harus menunggu cukup usang untuk rilisan chapter berikutnya lantaran ahad depan Manga OnePiece kembali On Break.

Terima kasih sudah mampir ke channel kami, jangan lupa like, share dan subscribe jikalau berdasarkan kalian video-video kami cukup menarik untuk ditonton. 

Sampai ketemu lagi dalam video kami yang berikutnya. And Matur Nuwun.


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "[ Review Onepiece 913 ] Topi Jerami Vs Insan Jerami!!!"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel