Mengenal Lebih Detil Diabetes: Penyebab, Gejala, Tipe, Diagnosa, Dan Pencegahan

TABLOIDBINTANG.COM - Silent killer! Begitulah julukan untuk penyakit yang satu ini. Diabetes melitus datangnya tidak bisa diprediksi, namun tidak pula secara tiba-tiba.

Diabetes penyakit yang disebabkan menurunnya hormon insulin yang diproduksi kelenjar pankreas. Penurunan hormon ini menimbulkan seluruh gula (glukosa) yang dikonsumsi tubuh tidak sanggup diproses secara sempurna. Sehingga kadar gula dalam tubuh meningkat. Alhasil tubuh pun sakit dan limbung.

Penderita diabetes tidak hanya dianjurkan untuk mengendalikan teladan makan, tapi juga olahraga. Untuk menurunkan kadar gula, penderita diabetes dianjurkan untuk melaksanakan olah tubuh secara rutin. Yang paling efektif, olahraga yang memadukan unsur aerobik  dan latihan beban.

"Melakukan keduanya hampir menyerupai makan dua obat sekaligus," terperinci Dokter Tim Church, peneliti dari Pennington Biomedical Center. Efek baik olahraga itu bisa dirasakan sesudah melakukannya secara rutin. Tiga kali seminggu yaitu waktu yang sangat efektif.

Organisasi kesehatan dunia WHO mencatat, angka diabetes di Indonesia terbanyak sesudah India, China, Rusia, Jepang, dan Brasil. Ini menunjukan sebagian besar penduduk kita masih belum mempunyai pengetahuan yang memadai ihwal diabetes.

Penyebab dan Tipe Diabetes

Diabetes disebabkan kurangnya produksi insulin dalam tubuh atau terjadinya gangguan fungsi insulin. Kekurangan insulin disebabkan terjadinya kerusakan sebagian kecil atau sebagian besar sel-sel dalam kelenjar pankreas yang berfungsi menghasilkan insulin.

Dalam ilmu kesehatan diabetes dikenal mempunyai 2 jenis: tipe 1 dan 2. Penderita diabetes melitus tipe 1, biasanya mengalami kerusakan sel-sel penghasil insulin, sehingga terjadi kekurangan insulin absolut.

Diabetes melitus tipe 1 90 persen disebabkan faktor genetik atau turunan. Jumlahnya diperkirakan 4-5 persen dari semua jumlah penderita dan sanggup menyerang bawah umur dan remaja (di bawah 30 tahun).

Tipe 2 menyerang kalangan usia yang lebih dewasa. Penyebab tipe ini lantaran kebiasaan makan yang buruk, kelebihan berat badan, dan kurang olahraga. Setiap kenaikan 20 persen berat badan, kecenderungan penderita diabetes tipe ini meningkat dua kali lipat.

Gejala

Pada beberapa orang, tanda pertama diabetes melitus yaitu ketoasidosis, penumpukan zat kimia yang disebut keton dalam darah. Zat ini dihasilkan ketika jaringan tubuh tidak bisa mengambil glukosa dari darah jawaban produksi insulin yang tidak mencukupi dan harus memakai lemak sebagai energi.

Gejala umum ketoasidosis adalah: mual dan muntah-muntah, terkadang disertai nyeri perut, bacin aseton dalam napas (seperti bacin cairan peluntur cat kuku), dan linglung. Gejala lain diabetes melitus yaitu buang air air kecil berlebihan, lisan kering, dan sering merasa haus berlebihan, gangguan tidur yang disebabkan terlalu sering buang air kecil, berat tubuh menurun drastis, lemas dan kurang energi, penglihatan kabur.

Diagnosis dan Komplikasi

Bagaimana mengdiagnosis diabetes? Diagnosis sanggup dilakukan dengan tes darah untuk menyidik kadar glukosa yang tinggi. Jika kadar tepat di ambang batas, Anda mungkin menjalani tes gula darah lain sesudah berpuasa semalamam. 

Akan terlihat bentuk pigmen dalam sel darah merah yang berubah, yang meningkat kadarnya ketika kadar glukosa darah tinggi selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan.

Kontrol ketat kadar gula darah sanggup mengurangi risiko timbulnya problem kesehatan dan pengenalan semenjak dini membantu mengontrol komplikasi. Karena alasan ini, semua penderita harus menemui dokter setidaknya empat kali setahun.

Diabetes melitus tipe 2 sering tidak terdiagnosis hingga bertahun-tahun kemunculannya. Adapun komplikasi jangka panjang yang bisa dialami penderita diabetes yaitu beberapa penyakit degeneratif seperti:

- Serangan jantung. Penderita diabetes berisiko tinggi mengalami kerusakan jawaban aterosklerosis, penyebab utama penyakit arteri koroner dan stroke.

- Kadar kolesterol yang meningkat dalam darah, mempercepat perkembangan aterosklerosis.

- Diabetes berkolerasi pribadi dengan tekanan darah tinggi, yang umumnya mengakibatkan penyakit kardiovaskuler.

- Diabetes mempertinggi risiko terkena katarak dan kerusakan saraf.

Asupan Nutrisi Untuk Penderita Diabetes:

- Pilihlah  buah-buahan daripada jus, lantaran umumnya jus mengandung pelengkap tambahan menyerupai gula, madu, atau susu. Sedang buah selain mengandung  gula alami juga mengandung serat yang tinggi.

- Makan banyak buah-buahan jenis sitrus menyerupai jeruk, lemon, anggur, dan zaitun.

- Apel layak dipilih lantaran menganung pectin yang  tinggi, yang berkhasiat untuk pasien diabetes. Pektin membuang racun dari darah dan menurunkan kadar glukosa hingga 35 persen.

- Anggur. Buah yang satu ini dianggap bisa memerangi gula darah dan menurunkannya secara efektif jikalau dikonsumsi selama tiga hari berturut-turut. Namun para hebat yakin  mengonsumsi buah anggur secara berkala,  3 porsi sehari, menciptakan kandungan gula darah lebih stabil.

- Gooseberry kaya akan vitamin C, yang sangat berkhasiat untuk meningkatkan energi para penderita diabetes. Selain itu bisa membantu menurunkan kadar gula darah.

- Pilih sereal, sayuran, biji-bijian,  dan buah segar. Boleh makan daging sekali atau dua kali seminggu namun hindari jeroan.

- Pilihlah daging unggas, ikan, dan bebek.

- Semua keju bisa dipilih kecuali cottage cheese.   

Hindari:

- Gula dan madu lantaran akan meingkatkan kadar gula secara cepat.

- Jika Anda pengemar cokelat beralihlah ke cokelat hitam yang mengandung 70% cocoa.

- Hindari masakan atau bumbu-bumbu yang mengandung fruktosa, laktosa, dan dekstrosa. Hindari kue, biskuit, pai, nasi, roti, pasta.

- Hindari sayuran yang mengandung banyak karbohidrat menyerupai kentang, wortel, bit.

- Hindari semangka, mangga, nangka, stroberi dalam jumlah banyak lantaran mengandung gula yang tinggi.

- Hindari, yoghurt berlemak tinggi, minuman berkarbonasi, kopi, dan teh yang dicampur pemanis.

- Hindari masakan kemasan atau diawetkan.

dari Berbagai Sumber

(hari / gur)

Rekomendasi

Let's block ads! (Why?)



from Berita Gosip Terbaru Hari ini, Kabar Artis Terkini - Tabloidbintang.com kurang lengkap baca artikel nya di samping https://ift.tt/2Yunx2f

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Mengenal Lebih Detil Diabetes: Penyebab, Gejala, Tipe, Diagnosa, Dan Pencegahan"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel