Review Aldnoah.Zero Season 2 Episode 2

 Putri Lemrina membangkitkan Aldnoah Drive pada puluhan unit robot tempur di pangkalan rua Review Aldnoah.Zero season 2 Episode 2
Aldnoah.Zero season 2 Episode 2 berjudul "The Beautiful and Damned". 

Putri Lemrina membangkitkan Aldnoah Drive pada puluhan unit robot tempur di pangkalan ruang angkasa tentara Vers yang mengorbit di akrab Bumi. Pertempuran terbesar untuk penaklukan bumi akan segera dimulai.

Raja Vers begitu besar hati kepada Putri Asseylum alasannya yakni sudah mengibarkan bendera perang penaklukan bumi. Hingga ketika ini Raja Vers masih belum mengetahui keadaan yang sesungguhnya dari Putri Asseylum yang asli. Yang selalu ia lihat yakni Putri Lemrina yang menyamar.

Di sisi lain, pasukan Bumi juga sedang mempersiapkan diri untuk perang. Deucalion sudah dipanggil untuk bergabung dengan markas tempur ruang angkasa untuk merencanakan sebuah peperangan. Para perwira bergotong-royong masih kurang begitu yakin dengan kedatangan mereka mengingat sebagian besar kru Deucalion yakni bawah umur pelatihan.

Intrik semakin meluas di dalam kerajaan Vers. Alnoah drive pada Tharsis dimatikan ketika Slaine hendak mengendarainya. Hanya satu orang yang bisa melakukannya yaitu Putri Lemrina. Slaine pun segera menemuinya untuk memohon biar Aldnoah Drive pada Tharsis dihidupkan kembali.

Percakapan panjang pun terjadi. Untuk memperlihatkan bahwa Slaine benar-benar membenci insan Bumi, Slaine memperlihatkan bekas-bekas penyiksaan di punggungnya. Hal yang tidak diduga pun terjadi. Putri Lemrina mencium bibir Slaine. Ciuman dari Putri Lemrina tersebut memperlihatkan kuasa kepada Slaine untuk membangkitkan sendiri Aldnoah Drive. Scene ini sekaligus menegaskan bahwa Inaho bisa membangkitkan Aldnoah Drive pada Deucalion alasannya yakni pernah mencium bibir Putri Asseylum.

Ternyata rahasia putri Lemrina mempunyai rasa cemburu kepada Putri Asseylum dan berniat merebut segala yang pernah dimilikinya. Termasuk mempunyai cinta Slaine.

Di kubu Bumi, Inaho sedang meneliti kemampuan lawan. Ternyata benar, mata kiri Inaho yakni perangkat elektronik. Dengan mata buatan tersebut, kemampuan analisis Inaho menjadi semakin detil. Bahkan hanya dengan melihat sekilas saja, Inaho bisa menebak apakah Inko berkata jujur atau bohong menurut analisis jeniusnya.

Dengan kekuasaan yang semakin besar di tangannya, Slaine semakin bersemangat untuk menuju medan perang. Pertempuran terbesar di luar angkasa pun dimulai. Pesawat tempur Vers yang berteknologi Aldnoah Drive diluncurkan untuk melaksanakan penyerangan. Gempuran pesawat Vers tidak bisa ditandingi oleh teknologi khataprakh bumi.

Tidak ada satupun tembakan Kathaprakh Bumi yang berhasil mengenai pesawat tempur musuh. Dengan kondisi luar angkasa yang tidak beraturan, tembakan pasukan bumi selalu meleset. Berbanding terbalik dengan tembakan dari pesawat tempur Vers yang selalu sempurna sasaran.

Tiba-tiba sebuah pesawat tempur Vers tertembak jatuh. Sebuah tembakan dari posisi yang sangat jauh berhasil mengenai satu demi satu pesawat tempur Vers. Slaine begitu terkejut mengetahui ada tembakan dari pasukan Bumi yang bisa menembak pasukannya.

Slaine segera mencari sumber tembakan sampai karenanya menemukan bahwa tembakan tersebut berasal dari Khataprakh orange yang sangat dikenalnya. Slaine karenanya menyadari bahwa "orange" masih hidup. Kedua jenius ini pun berhadapan satu lawan satu.

Dengan teknologi pemindai karenanya Slaine mengetahui bahwa nama pilot khataprakh orange tersebut yakni Inaho Kaizuka. Inaho pun karenanya juga mengetahui bahwa pilot yang ia beri sebutan "kelelawar" tersebut berjulukan Slaine Troyard.

Kedua jenius ini karenanya bertemu kembali dalam pertempuran. Bedanya kali ini mereka berada dalam kubu yang berlawanan. Akankah pertemuan mereka dilanjutkan dengan pertempuran yang dahsyat??? Atau kah salah satu akan mundur terlebih dahulu untuk melihat situasi???

Penasaran dengan animenya??? Silahkan klik link di bawah ini untuk ...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Review Aldnoah.Zero Season 2 Episode 2"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel