10 Kiat Mengatasi Anak Yang Susah Minum Obat

 Kiat Mengatasi Anak yang Susah Minum Obat 10 Kiat Mengatasi Anak yang Susah Minum Obat

Saat si kecil sakit, biasanya orang renta terjangkit panik

TABLOIDBINTANG.COM - Saat si kecil sakit, biasanya orang renta terjangkit panik. Lebih panik lagi, ketika memperlihatkan obat untuk si kecil. Bagaimana biar mereka mau membuka lisan dan menelan obat yang rasanya pahit? Masalah ini terkadang menjadi pengalaman yang menciptakan frustrasi.

"Jika anak Anda sakit dan diberikan resep obat, hal terpenting yakni menciptakan mereka mau meminumnya di ketika dan dengan takaran yang tepat," kata dr. Tanya Remer Altmann, MD, dokter seorang jago anak di Westlake Village, California, sekaligus penulis buku Mommy Calls.

Bagaimana cara yang sempurna memperlihatkan obat untuk anak? Berikut 10 kiat cerdas memperlihatkan obat untuk si kecil yang sulit minum obat.

1. Berikan dengan wajah yang ceria

Ketika Anda memegang obat dan memasang kuda-kuda seraya memegangi si kecil dengan wajah tegang, bagaimana mungkin anak tidak akan panik dan menangis bahkan sebelum Anda mencoba meminumkannya? "Bersikaplah faktual wacana (obat) itu. Bicarakan soal meminum obat ibarat membicarakan hal menyenangkan. Anak-anak sanggup mendapatkan sinyal dan bahasa tubuh negatif," terang Tanya.

2. Samarkan rasanya
    
Mintalah resep obat dengan rasa buah-buahan biar tidak terlalu pahit. Obat-obatan dasar ibarat obat penurun demam, obat batuk dan flu biasanya tersedia khusus untuk anak-anak. Untuk obat berbentuk puyer, Anda sanggup gunakan sirup pencampur puyer untuk mengurangi rasa pahitnya. Namun ingat, tetaplah memakai obat-obatan atas resep dokter.

3. Minimalkan rasa pahit
    
Anak-anak cenderung memuntahkan obat-obatan pahit. Untuk menghindari hal ini, beberapa orang renta mengakalinya dengan memakai jarum suntik dan pipet bahkan ketika belum dewasa mereka remaja untuk minum dari cangkir.

"Saya selalu memakai jarum suntik sehingga saya sanggup menyemprotkan obat di sepanjang bab dalam pipi anak saya dan mempertahankannya di lidah," kata Blossom Ruso, seorang ibu enam anak dari Santa Cruz, California. "Untuk melakukannya dengan benar, geser jarum suntik atau pipet sepanjang pipi, ke arah belakang mulut, dan remas dengan pelan," saran Christopher Tolcher, MD, ajun profesor klinis pediatri di Universitas California Selatan.

4. Berikan kebebasan
    
Jika anak Anda sudah cukup besar untuk menentukan dan memutuskan sesuatu, biarkan ia menentukan caranya meminum obat. Jangan paksakan kehendak dengan memaksanya membuka lisan dan menenggak obat. "Ketika anak 2,5 tahun saya harus meminum antibiotik, saya memberinya pilihan untuk meminumnya dengan cup atau pipet," kata Tanya. "Memberikan pilihan membuatnya merasa berdaya. Dia tidak akan melawan saya alasannya yakni ia merasa itu pilihannya," lanjutnya. Anda juga sanggup memperlihatkan pilihan kapan waktu meminumnya atau rasa apa yang ia inginkan.

 Kiat Mengatasi Anak yang Susah Minum Obat 10 Kiat Mengatasi Anak yang Susah Minum Obat

(Depositphotos)

5. Memegang bayi dengan benar
    
Untuk meminumkan obat kepada bayi di bawah setahun, lakukan dengan cara yang sempurna dan tidak menyakiti si kecil. Pertama-tama, rebahkan si kecil di atas bantalan tidur. Anda boleh meminta santunan orang lain untuk memegangi tangan bila si kecil terlalu besar lengan berkuasa bergerak. Gunakan salah satu tangan untuk menekan kedua pipi bayi biar mulutnya terbuka, kemudian teteskan obat dengan pipet di bab samping mulut, jangan pribadi ke tenggorokan biar bayi tidak tersedak.

"Menekan pipi, meski bayi Anda tidak akan menyukainya, itu tidak akan menyakiti mereka. Cara ini akan membantu mempermudah memasukkan obat ke mulut," bilang Christina Vo, dokter jago pediatri yang praktik di Berkeley dan Orinda, California.

6. Pastikan dosisnya tepat
    
Christina Vo mengatakan, kesalahan terbesar orang renta ketika memperlihatkan obat kepada anak, tidak memperhatikan dosisnya. Mereka memakai sendok teh dan sendok makan untuk meminumkan obat sesuka hati. "Pastikan Anda mengecek ulang takaran dan bagaimana cara pemakaian obatnya sebelum memperlihatkan kepada anak Anda," tegasnya. Hati-hati, takaran beberapa obat ditentukan menurut berat badan, bukan umur.

7. Perhatikan petunjuk penggunaan obat
    
Pastikan Anda memakai obat dengan cara yang benar. Jangan abaikan petunjuk penggunaan yang biasa tertera di kemasan obat. Ada beberapa hukum yang kerap luput dari perhatian, misalnya: apakah obat diminum sebelum atau setelah makan, perlukah menaruh obat di lemari es atau di suhu ruangan saja, berapa jarak interval minum obat, dan apa saja kontra-indikasi obat.

8. Katakan yang sejujurnya
    
Jangan berbohong dan menyampaikan obat itu rasanya enak. Ketika anak sudah mulai mengerti alasan apa pun –biasanya mulai usia 3 tahun-- Anda sanggup mulai menjelaskan bahwa meski rasanya tidak enak, obat sangat berkhasiat untuk membuatnya merasa lebih sehat.

"Saya menyampaikan kepada anak wanita 6 tahun dan anak pria 2 tahun saya, apa pun obat yang saya berikan kepada mereka akan menciptakan penyakit mereka pergi. Saya beruntung. Mereka mau meminumnya, begitu saja," kata Kristine Mancusi, ibu dua anak dari Wallington, New Jersey.

9. Bertanyalah
    
Cobalah menjadi pasien yang kritis. Jangan takut bertanya kepada dokter wacana obat yang diresepkannya. Anda berhak tahu apa saja obat yang diberikan dan jikalau Anda rasa ada yang tidak sesuai, jangan ragu mengatakannya. Cobalah bertanya tentang: obat itu untuk apa; apakah ada dampak sampingnya; bisakah dicampur dengan susu atau masakan anak?

10. Bersihkan dan simpan peralatan dengan baik
    
Jangan ceroboh meletakkan obat dan peralatan meminum obat. Setelah digunakan, bersihkan semua peralatan ibarat sendok dan pipet dengan air bersih. Gunakan sabun dan air hangat untuk membilasnya. Simpan obat-obatan di daerah yang kondusif dan jauh dari jangkauan bayi. 

(riz)

Rekomendasi

Let's block ads! (Why?)



from Berita Gosip Terbaru Hari ini, Kabar Artis Terkini - Tabloidbintang.com kurang lengkap baca artikel nya di samping https://ift.tt/2Z3LQQV

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "10 Kiat Mengatasi Anak Yang Susah Minum Obat"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel